Abdul Rasyid Apresiasi Semua Pihak dalam Mensukseskan Pilkada 2020
Abdul Rasyid bersama saksi Partai Golkar
Kukar saat melaksanakan Bimtek Saksi, Kamis (3/12) lalu.
TENGGARONG, Ketua DPD Partai Golkar Kutai Kartanegara Abdul Rasyid,SE,MSi menyampaikan apresiasi atas partisipasi pemilih pada Pilkada 2020, yakni 57 persen sedikit menurun 0,9 persen dari Pilkada 2015 lalu.
"Kami mengapresiasi kinerja KPU,
Bawaslu, semua pihak dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam
mensukseskan Pilkada 2020 ditengah Pandemi Covid-19. Partisipasi masyarakat
mencapai 57 persen. Tentu ini artinya masyarakat cukup aktif dalam
Pilkada,"kata Rasyid didampingi Ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu)
Partai Golkar Kukar Masda,SE dan Ketua BSN (Badan Saksi Nasional) Kutai
Kartanegara Jeri Pazerin,SSos di ruangkerjanya Kantor DPD Partai Golkar Kukar,
Selasa (15/12) kemarin.
Abdul Rasyid yang juga menyempatkan memantau
proses pemilihan dan perhitungan suara Pilkada 2020 di Sekretariat DPD Partai
Golkar Kukar. Masyarakat, kata dia, cukup antusias mengikuti Pilkada serentak
dan hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan
(Prokes).
"Dan masyarakat mengikuti protokol
Covid-19. Hadir di TPS sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dan kami
juga mengapresiasi kerja dari Satgas Covid-19. Dan kepada masyarakat yang telah
memilih calon yang diusung Partai Golkar bersama partai lain, kami ucapkan
terimakasih," ungkapnya.
Berdasarkan hasil realcount Badan Saksi
Partai Golkar Kukar yang sempat dikeluarkan pada Kamis, 10 Desember 2020 lalu,
Jeri Pazerin mengungkapkan pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin menang 74,01
persen dengan perolehan 200.341 suara, Kolom Kosong 25,99 persen dengan
perolehan suara 70.333 suara dan partisipasi pemilih 56,53 persen.
Sedangkan berdasarkan perhitungan rekap pleno
tingkat PPK 18 kecamatan se-Kukar mulai tanggal 12-14 Desember, pasangan Edi Damansyah-Rendi
Solihin menang 74 persen dengan perolehan 200.632 suara, Kolom Kosong 26 persen
dengan perolehan suara 70.507 suara dan partisipasi pemilih 57 persen.
“Hasil realcount dari BSN Kukar yang dihimpun
oleh saksi di 1.695 TPS, kita hanya selisih 0,01 persen atau 291 suara dari
pleno tingkat PPK 18 kecamatan se-Kukar. Dengan jumlah DPT 488.055, jumlah
suara sah 270.678, suara tidak sah 5.232, jumlah suara dan tidak sah
275.910,jumlah 1.695 TPS,”ungkap Jeri Pazerin.
Dari data yang dihimpun BSN Partai Golkar
Kukar, partisipasi pemilih tertinggi di Kecamatan Muara Wis 75,92 persen, Kota
Bangun 64,54 persen, Marang Kayu 63,49 persen, Muara Badak 61,13 persen,
Tenggarong 60,77 persen, Kenohan 58,99 persen, Tenggarong Seberang 58,58
persen, Muara Jawa 57,62 persen, Samboja 57,54 persen, Tabang 55,73 persen,
Anggana 55,51 persen, Loa Janan 54,03 persen, Loa Kulu 52,78 persen, Muara Kaman 51,52 persen, Kembang Janggut
51,38 persen, Muara Muntai 51,20 persen. Sedangkan partisipasi pemilih paling
rendah di Kecamatan Sebulu 47,19 persen dan Sanga-Sanga 37,64 persen.
Dikatakan Ketua BSN Kukar, namun hasil
realnya, masih menunggu pleno KPU Kukar untuk penetapan hasil suara Pilkada
Kukar yang batas akhir pada tanggal 17 Desember 2020.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada
pengurus partai golkar tingkat kabupaten, kecamatan, desa, organisasi pendiri
dan sayap partai golkar, Fraksi Partai Golkar terkhusus kepada 1.695 saksi
Partai Golkar Kukar yang bertugas di TPS.
“Semoga silahturami kita tetap terjaga untuk
kemenangan Partai Golkar kedepannya. Untuk hasil perolehan suara di Pilkada
2020 masih menunggu pleno KPU Kukar,”tutupnya.(pk/poskotakaltimnews.com)